FOLK MATARAMAN INSTITUTE

FOLK MATARAMAN merupakan ruang hedonis progresif, inisiatif dan foya-foya. Kami juga mengajak untuk saling reriyungan, ropyan-ropyan yang mengandung unsur gayeng dan ballada.

Ruang ini juga dapat menyembuhkan penyakit hypertensi dan gangguan pencernaan akut.

Maka dari itu mulailah mendengarkan musik Folk khas Mataraman.

yes to...bung...? yang penting Minthilihir....

FOLK MATARAMAN INSTITUTE Lahir jam 2:35 AM, hari Rabu 23 April 2011.

NJUK MAK TRATAAAAAB:

Yogyakarta, pada tanggal 10 Januari 2012 FOLK MATARAMAN INSTITUTE

menetapkan sebuah logo baru semoga menjadi semakin minthilihir , meliputi dan menuju KEMLETHOAN yang sumringah dan selalu SELO dalam membangun peradaban kita sebagai manusia yang seharusnya FULL COLOR.

Terimakasih untuk civitas FMI yang telah mau dengan suka dan rela untuk menjadi diri sendiri dan berani mencederai diri sendiri secara primer, sekunder dan tersier.

Diharapkan kita selalu andap asooy dan menghormati segala perbedaan. Karena perbedaan adalah anugerah.

Kalau satu sama lain sama njuk gimanaaaaa kita-kitanya ? Kan seperti foto copy-aaaan...Mau pooo? Gimana jal ?

ADA TAMBAHAN SPIRITUIL YANG MINTILIHIR DARI PRABOWO WIRATOMOKO JATI-MAROKO

Prabowo Wiratmoko Jati:

Di FMI ini tidak pandang rambut apakah kamu kaya atau miskin. Apakah dirimu sarjana atau bukan. Apakah dikau pandai atau bodoh. Nggak peduli apakah awakmu pejabat atau rakyat. Nggak patheken apakah kamu cendekiawan atau punokawan. Nggak ambil pusing apakah kamu kaya atau miskin. Tidak berpikir apakah sampeyan sering gereja atau tidak. Tidak pernah ngglendengi apakah kamu sering ke mesjid atau tidak. Tidak pernah ditanya apakah kamu sering ke Pura atau tidak. Tidak ada yang ngindhik2 apakah kamu suka ke kelentheng atau tidak. Tua, Muda, Remaja, Mbocahi, Kebapakan, Keibuan dsb ada disini. Disinilah tempat berkumpulnya Sejatining Manungsa sing Dimanungsakke. Aku, kamu , kita dan mereka bisa seenaknya menjelekkan diri sendiri bahkan mengumpat dirimu dgn cara kemlethoanmu yg indah, lembut dan luwes meskipun tekstur kata2nya kadang pating pecothot sehingga aku, kamu, kita dan mereka tdk merasa tersungging dan tersinggung tetapi justru kadang tersenyum, tertawa dan ngakak bareng2. Selain itu kita disini sudah bisa menempatkan siapa diri kita dihadapan kita serta mampu menempatkan hati kita dihadapan Tuhannya Masing2. Jadilah sebuah keHarmonisan dan keMesraan seperti yang diinginkan oleh-Nya yaitu Cinta Kasih kepada semua makhluk ciptaan-Nya. Ya Rohman dan Ya Rohim ternyata ada disini.

19 SEPTEMBER 2012