KOMISI ASWAJA/NU PEMBERANTAS WTS ( WAHHABI TANDUK SETAN)

Kalau ada kaum yang sering sering ngomong:
– Ini nggak ada hadit...snya
-- Ini haditsnya dho'if/palsu
-- Ini kafir
– Ini bid’ah sesat
– Ini syirik/musyrik
– Kamu Syi’ah taqiyah
– SELALU baca hadits Kullu Bid’ah dholalah di setiap khutbahnya seolah2 hadits cuma itu saja.
Kemungkinan besar pasti orang itu Wahhabi/salafi, kalau nggak ya bisa MTA, PERSIS, MUHAMMADIYAH, HTI, LDII, LEMKARI, NII, DAN VARIAN-VARIANNYA.
Saya lihat juga KEBANYAKAN (TIDAK SEMUA) dari SDIT (SD Islam Terpadu) dan sekolah2 / pesantren yang didanai Arab Saudi atau Qatar itu memakai paham Wahabi. Jika tidak mengajarkan Sifat 20 dan sebagai ganti yang diajarkan adalah Tauhid Uluhiyah, Rububiyah, dan Asma wa Shifat, berarti sekolah tsb memakai paham Wahabi.
Tidak ada yang salah sih dari Wahabi kecuali 1: Takfir. Menganggap kafir / sesat sebagian besar Muslim.
Ah masak sih menganggap kafir / sesat sebagian besar Muslim berbahaya?
Ya jelas. Sebab jika tidak benar, maka kafir / sesat itu akan berbalik ke penuduh. Mau di akhirat dibangkitkan sebagai orang sesat/kafir?:

Mampir ya ke sini: Buku Pelajaran Agama Islam Ajarkan Radikalisme Wahabi Salafi [https://satuislam.wordpress.com/2015/03/21/buku-pelajaran-agama-islam-ajarkan-radikalisme-wahabi-salafi/]